Situs Web Kepustakaan

Tokoh Perfilman Indonesia

Hasil Kerjasama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan Sinematek Indonesia

Sophan Sophiaan

Artikel

Rubrik ini telah dikunjungi
1254 kali

 

 

BERANDA BIOGRAFI KOLEKSI FILM FOTO ARTIKEL KOMENTAR PENGHARGAAN

Detail Cantuman

Artikel

↖ kembali

Bahasa :

Indonesia

Pengarang / Pembuat :

Yulia Sapthiani

Judul :

Widyawati: Hidup Saya Mengalir Saja...

Abstrak / Ringkasan :

Widyawati selalu berusaha tampil rapi dan ini karena pengaruh dari ibunya Aryati yang juga seorang pemain film di era 1940-an. Sang ibu juga menjadi sosok yang sangat berperan dalam mengantarkan Widyawati ke dunia film. Sejak kecil ia sering diajak ibunya ke lokasi pengambilan gambar dan tawaran main film datang dari Wim Umboh saat ia masih berusia 10 tahun. Namun sayangnya kesempatan pertama ini gagal karena Widyawati terlambat datang ke lokasi pengambilan gambar di Surabaya. Setelah gagal bermain film, Widyawati masuk ke dunia nyanyi dan bergabung bersama kakaknya dalam Trio Visca. Saat usia SMP, tawaran main film hadir kembali dan Widyawati bermain di film Segenggam Tanah di Perbatasan (1965) dan film dokumenter Ja Mualim (1968). Widyawati semakin terkenal ketika dia bermain dalam film Pengantin Remaja (1971) dan melalui film ini juga ia bertemu dengen Sophan Sophiaan dan akhirnya menikah pada tahun 1972. Beberapa kali Widyawati juga bekerja sama dengan suaminya dalam satu film dan juga yang disutradarai oleh Sophan, diantaranya film Arini (1987), Sesaat Dalam Pelukan (1989), dan Sesal (1994). Pengalaman bekerja sama dengan sang suami adalah ketika Widyawati ngambek karena dimarahi oleh Sophan dan akhirnya menjadi pembelajaran baginya bahwa ia harus bersikap profesional. Penampilan Widyawati dalam film Arini membuatnya meraih penghargaan tertinggi di Festival Film Indonesia tahun 1987 dan mendapat penghargaan Citra untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik. Widyawati juga memperoleh penghargaan untuk Pemeran Pembantu Wanita di Forum Film Bandung dan Festival Film Asia Pasifik dalam film Perempuan Berkalung Sorban. Widyawati senang meraih penghargaan tetapi dirinya tidak pernah menentukan target untuk memperolehnya, hidupnya mengalir begitu saja yang penting selalu bersyukur karena hidup adalah anugerah.

Subjek / Kata Kunci :

Trio Visca

Surabaya

Wim Umboh, 1933-1996

Aryati, 1924-2001

Widyawati, 1950-

Sophan Sophiaan, 1944-2008

Nama Terkait Pembuatan Karya Ini :

Sumber Informasi :

Kompas, 03 Januari 2010

Dokumen Digital :

kompas_2010_01_03.pdf
87300 bytes.
(Dibutuhkan aplikasi pembaca dokumen PDF)


↖ kembali